Home > Knowladge > Tak Ada Kata Terlambat untuk Memulai

Tak Ada Kata Terlambat untuk Memulai

Masih teringat dengan baik di diri Seymour H. saat keluarganya menggodanya ketika ia ingin membuka waralaba pizza sendiri pada usia 59. “Mereka semua berkata aku sudah terlalu tua, dan bahwa aku bodoh untuk melepaskan pekerjaan saya sebagai juru masak,” ujarnya saat mengingat peristiwa tersebut. “Yah, aku tidak mengira usia saya ada bedanya, kecuali bahwa saya sedikit lebih berpengalaman dalam bisnis makanan daripada laki-laki yang lebih muda. Tetapi banyak orang mencoba untuk meyakinkan Anda bahwa setelah Anda mencapai usia tertentu, sudah terlambat untuk mencoba hal-hal baru.”

Namun, pernyataan itu tidak berlaku bagi Seymour. “Ini tidak masuk akal bagi saya,” ungkapnya seperti dikutip dari buku karya Richard Michaels berjudul Money Making Business Opportunities.

Sekarang, semua orang tahu jika umur bukan persoalan untuk mencoba sesuatu. Seymour telah berhasil dalam bisnis waralaba pizza. Bahkan, dia memiliki salah satu dari sepuluh restoran waralaba yang paling menguntungkan.

Andai kata Seymour mendengarkan kerabatnya saat itu, dia mungkin masih memasak untuk orang lain. Dan kemungkinan ia akan merasa frustrasi karena melakukan hal yang sama.

Dari kisah sukses Seymour tersebut, dapat diambil hikmah bahwa usia bukan merupakan suatu hambatan. Ubahlah usia Anda menjadi sebuah keuntungan. Anda seharusnya tidak mempertimbangkan usia Anda untuk menjadi seorang entrepreneur. Pasalnya, hal itu mungkin berubah menjadi salah satu manfaat terbesar Anda karena telah matang dalam mengambil keputusan.

Beberapa tahun yang lalu, Kolonel Harland Sanders menjadi penerima Jaminan Sosial setelah pensiun. Pada usia 65, setelah hanya beberapa bulan pensiun ia menciptakan Kentucky Fried Chicken.

Sekarang Sanders tak hanya sekadar pensiunan biasa, tetapi dia adalah seorang pensiunan kaya. Ia menjual Kentucky Fried Chicken sebesar US$ 2 juta, ditambah uang tahunan sebesar US$ 40.000.

Jika Anda sudah tua, ini mungkin waktu yang ideal untuk memulai sebuah bisnis kecil. Bagaimanapun juga, Anda memiliki beberapa dekade pengalaman. Dan seperti lirik lagu, “Mereka tidak bisa begitu saja.” Tak peduli apa yang telah Anda lakukan dalam hidup Anda sampai titik ini, pengetahuan yang Anda peroleh niscaya akan membantu Anda dalam beberapa cara dalam bisnis baru Anda. Apakah Anda telah bekerja sebagai salesman atau mekanik, seorang pelayan atau ahli kecantikan, Anda telah belajar dan mengalami banyak hal.

Di mana Anda memulai?

Pengusaha kecil yang bijak harus berhati-hati mencari lokasi yang cocok, terutama dengan konsumen. Sebagai contoh, seorang pemilik toko rekaman mungkin memutuskan untuk mencari lokasi berdekatan dengan perguruan tinggi, di mana banyak anak muda berkumpul. Namun, pemilik toko furnitur mungkin ingin mendirikan bisnis dekat perumahan baru di kota.

Penduduk sekitarnya diperlukan untuk mendukung jenis toko tertentu, tergantung pada seberapa luas adalah daya tariknya. Sebagai contoh, kebutuhan universal untuk sebuah toko kelontong memungkinkan untuk bertahan hidup pada populasi jauh lebih kecil daripada toko besi. Demikian pula, sebuah pompa bensin memiliki kesempatan yang lebih baik baik dalam komunitas kecil daripada toko cerutu.

Lokasi bisnis harus mempertimbangkan jumlah konsumen yang akan tertarik. Berikut faktor yang harus dipertimbangkan untuk membuat lokasi pilihan Anda menjadi potensial:

  • Jumlah orang yang lulus yang lewat, baik berjalan kaki dan menggunakan kendaraan. selama hari-hari biasa.
  • Waktu ketika lalu lintas padat.
  • Jenis bisnis yang ada di dekat lokasi
  • Ketersediaan transportasi umum.

Jika bisnis Anda adalah jenis yang sangat bergantung pada “drop-in” pelanggan, Anda harus menemukan lokasi bisnis Anda di jalan yang ramai. Perempatan dianggap ideal, karena visibilitas yang lebih besar dari beberapa arah.

Bisnis di dekat Anda juga dapat mempengaruhi jumlah pelanggan. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis toko yang lebih baik ketika berlokasi dekat dengan jenis spesifik lainnya. Sebagai contoh, biasanya toko pakaian mempunyai prospek bagus ketika berada dekat toko serba ada. Restoran dan toko permen sering berkembang dengan baik jika mereka berdekatan dengan bioskop. Dan toko cat maupun toko mebel memiliki peluang bagus untuk sukses ketika mereka berada di dekat satu sama lain.

Categories: Knowladge
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: